Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banda Neira

Ketika Januari Bersenandung Bagian Kedua: Banda Neira

Gambar
Setelah mengejutkan publik dengan kemunculannya kembali setelah hiatus selama hampir 8 tahun lamanya, Banda Neira seakan belum puas memberi kejutan-kejutan lain kepada pendengarnya. Lagu tunggal Tak Apa Akui Lelah resmi meluncur sesaat setelah mengaktifkan kembali media sosialnya. Lalu diikuti dengan album penuh ketiga Tumbuh dan Menjadi yang berisi 9 lagu yang sudah tersedia di kanal layanan musik digital pada 1 November silam. Rupanya tak hanya itu, selang beberapa saat kemudian mereka mengumumkan akan menggelar pertunjukan spesial di Solo pada 21 Desember, yang kemudian langsung habis diserbu para pendengar yang ingin menyaksikannya langsung. Kabar baiknya, konser yang sama akan diadakan pula di kota-kota lain dalam serangkaian tur meliputi Jawa dan Bali. Tak perlu berpikir lama, tiketnya saya dapatkan dengan cukup mudah. Kesempatan ini mungkin saja tak datang dua kali, pikir saya. Tibalah di hari pertunjukan, yang hanya berjarak beberapa hari seusai menyaksikan Adhitia Sofyan b...

Banda Neira yang Kembali Berlayar Lebih Jauh

Menjelang penghujung Oktober lalu, kembali aktifnya media sosial X Banda Neira mengejutkan linimasa. Para pendengarnya pun bertanya-tanya, apakah ini pertanda mereka akan melakukan reuni, atau ada sesuatu yang lain? Seperti yang kita tahu, band yang awalnya digawangi duo Ananda Badudu dan Rara Sekar ini, dinyatakan bubar di tahun yang sama ketika album kedua Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti (2016) dirilis. Selama hampir 8 tahun semenjak itu, dalam rentang waktu yang lebih panjang daripada masa aktif mereka sebagai sebuah band, lagu-lagu Banda Neira terus dihidupi dan menemui para pendengarnya lebih banyak lagi, serta menemani mereka saat melewati masa-masa sulitnya. Selama itu pula pendengarnya menanti-nanti kapan mereka akan kembali bermusik bersama membawa nama Banda Neira. Rara Sekar sendiri telah memulai proyek musik bernama hara , sementara Ananda Badudu juga sempat menjalankan proyek solo. Kini Banda Neira akhirnya resmi kembali berlayar, menjawab semua kerinduan pende...

Selingan Riang di Waktu Senggang

Gambar
gambar nyopet dari sini Saya berkenalan dengan musik Banda Neira baru pada awal 2015 lalu. Awalnya sekali-dua kali mendengar salah satu lagunya yang berjudul Hujan di Mimpi diputar di radio. Iya, radio masih menjadi andalan (halah!) dalam mencari referensi musik untuk saya dengarkan. Ketika musik sudah merambah di dunia digital dan internet, seperti Soundcloud , Youtube dan kawan-kawannya. Berawal dari penasaran, saya mulai mencari lebih banyak tentang Banda Neira ini. Terlebih lagi dari namanya saja unik. Diambil dari nama salah satu pulau di kepulauan Maluku sana. Seingat saya, dari pelajaran sejarah waktu sekolah dulu Banda Neira juga merupakan tempat dimana Bung Hatta pernah diasingkan. (Bener gak sih?) Adalah Ananda Badudu dan Rara Sekar , dua alumnus Universitas Parahyangan ini resmi memperkenalkan diri sebagai Banda Neira Neira pada awal 2012. Meski formatnya dua orang,  Ananda di gitar/vokal dan Rara di vokal dan kadang memainkan Xylophone sebagai sempilan...