Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Prasangka

Gambar
Oh, iya. Hai, selamat pagi!. Maaf, saya sampai lupa menyapa.
Sebentar, saya harus mengatur napas dulu. Tarik, hembuskan. Tarik, hembuskan. Oke. Maklum, saya baru saja berlari sepanjang area parkir sampai peron stasiun tadi. Entah sudah berapa kali saya hampir menabrak orang, dan entah apa saja sumpah serapah yang mereka lontarkan pada saya karena secara tidak sopan sudah menyerobot antrean pemeriksaan tiket. Beruntung sekali saya kereta belum berangkat. Jika saya tidak berlari, bisa berantakan semua rencana saya. Dan melayanglah sudah tiket seharga seratus ribu yang sudah saya pesan sebelumnya. Ya, mungkin seratus ribu yang memang tidak seberapa seberapa untukmu yang hidupnya lebih dari berkecukupan. Tapi bagi saya yang hanya berpenghasilan pas-pasan ini, uang sebesar itu bisa untuk jatah ongkos hidup tiga hari ke depan.


Hanya Sebentar di Trowulan

Gambar
Setelah gagal menginjakkan kaki di Jawa Timur pada 2014 silam kemudian memilih berbelok ke Dieng, awal November 2015 lalu (duh nulisnya telat pake banget) akhirnya saya berkesempatan lagi mengunjungi Jawa Timur dengan cara yang tidak pernah saya sangka sebelumnya. Kenapa? Tidak akan saya ceritakan disini ya muehehehe :))) Bahkan perjalanan ke Jawa Timur ini nyaris tanpa rencana yang matang. Pokoke budhal..!!! :D
Tempat pertama yang langsung melintas di pikiran saya waktu itu adalah Trowulan. Ya, saya harus kesana. Saya bukan mau sok-sokan belajar tentang sejarah, tapi mengunjungi tempat-tempat kekunoan seperti candi atau peninggalan-peninggalan bersejarah lainnya selalu memberi kesan tersendiri bagi saya ketika berpergian.Sebagai upaya saya menghargai peradaban nenek moyang kita di masa lalu. Tidak akan ada masa sekarang jika tak ada masa lalu bukan? Dan masa lalu bukan hanya tentang mantan melulu kan? :p MuponGaessss!!!
Berbekal Rp.70.000 saya nekat memesan tiket kereta Maharani jurusa…

Double Visit: Curug Lawe dan Benowo yang Tersembunyi

Gambar
Saya sudah sejak lama dibuat penasaran dengan  yang namanya Curug Lawe. Namun Curug Lawe ini berbeda dengan yang pernah saya kunjungi tahun lalu. Sebelumnya saya malah tidak tahu bahwa ada dua curug berbeda tapi bernama sama dan sama-sama berada di lereng Gunung Ungaran. Tahunya ya Curug Lawe yang berada di Medini, Kabupaten kendal yang pernah saya kunjungi itu.
Curug yang terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang ini menjadi semakin hits setelah muncul di acara jalan-jalan salah satu tivi nasional. Hal itu pula yang sempat membuat saya ragu untuk kesana, males dengan ramenya itu lho.
Maka demi menuntaskan rasa penasaran dan hasrat untuk nyurug (sebutan untuk berburu curug?) berangkatlah saya pada  Minggu (15/10/2015) siang menuju Curug Lawe. Kali ini saya tidak sendiri, saya berkoalisi #halah dengan adik saya. Sebelumnya dia berencana untuk monggok (sebutan untuk main ke Umbul Ponggok? Bahasa saya aneh gak sih?) bersama teman-temannya. Tapi karena satu dan …